Materi: Penelitian Sosial Sederhana
SKL 8
Menyusun rancangan dan melakukan penelitian sosial sederhana
Materi
• Pengertian dan jenis penelitian
• Rancangan penelitian
• Metode penelitian
• Pengumpulan dan pengolahan data
• Penulisan laporan
• Mengkomunikasikan hasil penelitian
Ringkasan
A. PENGERTIAN PENELITIAN
Penelitian
merupakan suatu kegiatan ilmiah yang dilandaskan pada analisis dan
konstruksi yang dilakukan secara metodologis, sistematis dan konsisten
yang bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu
manifestasi hasrat untuk mengetahu apa yang sedang dihadapi (Soerjono
Soekanto). Dari pengertian tersebut maka penelitian berawal dari
curiosity (rasa ingin tahu) manusia
Jenis –Jenis Penelitian
1. Penelitian dilihat dari Tujuan
- penelitian Eksploratif, bertujuan menggali secara luas sebab – sebab sesuatu hal
- penelitian Developmental, bertujuan membangun atau mengembangkan suatu hal
- penelitian Verifikatif, bertujaun mengecek kebenaran hasil penelitian yang telah dilakukan atau menguji teori
2. Penelitian Ditinjau dari Pendekatan
- Pendekatan Bujur (Longitudinal), yaitu pendekatan penelitian dengan waktu yang lama terhadap subyek yang sama
- Pendekatan Silang (Cross-sectional) , yaitu pendekatan penelitian dengan waktu yang pendek terhadap subyek yang berbeda
3. Penelitian Ditinjau dari Bidang Ilmu
• Penelitian Bidang Alam
• Penelitian Bidang Ilmu Sosial
• Penelitian Bidang Humaniora
4. Penelitian Ditinjau dari Tempatnya
- Penelitian Laboratorium
- Penelitian Lapangan
- Penelitian Pustaka
5. Penelitian Ditinjau dari Hadirnya Variabel
Penelitian Deskriptif
Penelitian Eksperimen
6. Penelitian Dilihat dari Wujud Data
-
berdasarkan cara perolehannya ada data primer (data yang didapat dari
sumber pertama) dan data sekunder (bukan yang pertama, misal BPS,
monografi desa )
- berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi data kuantitatif (data dinyatakan dalam angka) dan kualitatif
-
berdasarkan sumbernya dibedakan menjadi data intern (dikumpulkan oleh
dan untuk keperluan sendiri) dan ekstern (data dikumpulkan oleh orang
lain)
7. Penelitian Ditinjau dari Cara Pembahasannya
Penelitian deskriptif, yaitu melukiskan, memaparkan, menuliskan dan
melaporkan suatu keadaan, objek atau peristiwa secara apa adanya
Penelitian inferensial melukiskan peristiwa dan menarik kesimpulan umum dari masalah yang diteliti
Kegunaan Penelitian
1. Memperkuat ilmu pengetahuan
2. Membina dan mengembangkan ilmu pengetahuan
Tiga Persyaratan Penelitian
1. Sistematis, yaitu dilaksanakan menurut pola tertentu
2. Terencana, yaitu dilaksanakan dengan adanya unsur kesengajaan dan sebelumnya sudah dipikirkan langkah-langkah pelaksanaannya
3. Mengikuti konsep ilmiah, yaitu prinsip memperoleh ilmu pengetahuan
Cara Berfikir Seorang Peneliti
1. Berfikir skeptis, artinya peneliti harus menanyakan bukti atau fakta yang dapat mendukung suatu pernyataan
2. Berfikir analistis, artinya harus selalu menganalisa setiap pernyataan atau persoalan
3.
berfikir kritis, artinya harus mendasarkan pikiran dan pendapatnya pada
logika serta menimbang berbagai hal secara objektif berdasarkan data
dan analisis akal sehat
4. jujur, artinya tidak memasukkan keinginan sendiri ke dalam data
5. terbuka, artinya bersedia memberikan bukti penelitian dan siap menerima pendapat pihak lain tentang hasil penelitiannya
Sikap Seorang Peneliti
1. Objektif, artinya harus memisahkan pendapat pribadi dan fakta
2. Kompeten, artinya memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan penelitian dengan menggunakan metode dan teknik penelitian
3. Faktual, artinya bekerja berdasarkan fakta yang diperoleh
Prosedur penelitian
1. Pembuatan Rancangan Penelitian meliputi:
• Memilih masalah
• Studi Pendahuluan
• Merumuskan suatu masalah
• Merumuskan anggapan dasar atau asumsi
• Memilih pendekatan atau metode
• Menentukan variabel dan sumber data
2. Pelaksanaan Penelitian meliputi
• Menentukan dan menyusun instrumen penelitian
• Mengumpulkan data
• Analisis data
• Menarik kesimpulan
3. Pembuatan Laporan Penelitian
Susunan Penulisan Laporan Penelitian
1. Pendahuluan, berisi
a. latar belakang masalah
b. identifikasi masalah
c. perumusan masalah
d. tujuan penelitian
e. manfaat penelitian
2. Tinjauan Pustaka / Kajian Teori
a. penelitian sebelumnya
b. kajian teori yang digunakan
c. kerangka berfikir serta hipotesis (jika penelitian kuantitatif)
d. definisi konsep dan definisi operasional (jika penelitian kuantitatif)
3. Metodologi
a. jenis penelitian
b. tempat dan waktu penelitian
c. populasi dan teknik pengambilan sampel
d. teknik pengumpulan data
e. teknik analisa data
4. Pembahasan
a. variabel yang diteliti
b. analisis data
c. kesimpulan analisis data
d. kesimpulan pengujian hipotesis
5. Penutup
a. Kesimpulan
Berisi deskripsi singkat untuk menjawab perumusan masalah dan pembuktian hipotesis
b. saran
Daftar Pustaka
Lampiran
B. RANCANGAN PENELITIAN
Rancangan
penelitian adalah pokok-pokok perencanaan dari keseluruhan kegiatan
penelitian dalam suatu naskah. Rancangan penelitian menggambarkan
seluruh aktivitas penelitian
Dalam rancangan penelitian hal yang dilakukan
Penetuan topik penelitian
Penentuan
fokus atau topik penelitian merupakan tahap awal dari sebuah
penelitian. Hal yang perlu diperhatikan untuk topik yang baik:
1. masalah penelitian harus menarik dan perlu diteliti
2. data dapat diperoleh atau terjangkau
3. hasil penelitian dapat bermanfaat
4. topik yang diangkat merupakan hal yang baru
5. segi subyektif peneliti sendiri, yaitu kesanggupan untuk meneliti, penguasaan metode
Berkaitan
dengan penetapan topik penelitian kemudian diteruskan dengan merumuskan
judul penelitian. Fungsi judul adalah menunjukkan kepada pembaca
mengenai inti dari penelitian. Judul yang baik mencerminkan jenis
penelitian, subyek penelitian (siapa yang diteliti untuk menentukan unit
sampel), obyek penelitian (untuk menggambarkan variabel yang diteliti),
lokasi penelitian dan waktu penelitian
Studi Pendahuluan
Studi Pendahuluan bertujuan untuk:
1. peneliti tidak mengulangi hasil penelitian orang lain
2. mengetahui dengan pasti apa yang akan diteliti
3. mengetahui dari mana informasi atau sumber data diperoleh
4. memahami bagaimana cara perolehan data
5. dapat menentukan pendekatan atau metode penelitian yang tepat
6. memahami bagaimana cara menarik kesimpulan dan cara memanfaatkan hasil penelitian
Perumusan Masalah
Masalah dapat hanya satu variabel saja tetapi juga dapat dua variabel.
Pedoman perumusan masalah sebagai berikut:
1. ditulis dalam bentuk kalimat tanya
2. dinyatakan dalam kalimat sederhana
3. dalam beberapa jenis penelitian, dapat dipakai sebagai dasar penyusunan hipotesis
4. tidak mempersulit pencarian data
5. harus direfleksikan dalam judul
6. ditulis ringkas, jelas dan padat
Tujuan Penelitian
Tujuan
penelitian merumakan rumusan masalah dalam bentuk kalimat pernyataan,
biasanya ingin mengetahui jawaban dari perumusan masalah yang
dicantumkan, misalnya ”Untuk mengetahui hubungan antara tingkat
pendidikan orang tua dengan prestasi siswa di SMA Budi Luhur Jakarta”
Manfaat
Penelitian merupakan kegunaan nyata dari hasil yang akan dicapai atau
dampak positif yang diharapkan dapat disumbangkan oleh hasil penelitian
tersebut.
Kajian Pustakan adalah bagian dimana peneliti
mengunkapkan sejara jelas pendalam masalah berdasarkan pendapat pakar
dan (terutama) hasil penelitian terdahulu. Sesuai dengan namanya hasil
kajian peneliti terhadap berbagai hasil penelitian (teori) yang relevan
dengan masalah penelitian. Karena itu kajian pustaka disebut juga kajian
teori.
Hipotesis Penelitian adalah dugaan jawaban atas
pertanyaan peneliti. Hipotesis disusun berdasarkan pengamatan awal dan
kajian berbagai teori yang relevan dengan masalah penelitian
B. METODE PENELITIAN
Metode
penelitian adalah cara atau jalan yang ditempuh oleh peneliti untuk
memperoleh jawaban atas pertanyaan penelitian. Cara disini meliputi
antara lain lokasi dan subyek penelitian, metode pengumpulan data dan
metode analisa data
Sampel Penelitian
Subyek penelitian
adalah pihak yang akan diteliti oleh peneliti. Subyek penelitian
dibedajab menjadi dua yaitu populasi dan sampel. Populasi adalah
keseluruhan individu yang dicakup dalam unit penelitian. Sampel adalah
bagian dari anggot populasi yang secara metodologis dapat dianggap
mewakili populasi.
Tujuan Penentuan Sampel adalah dapat
menghasilkan gambaran yangdipercaya dari seluruh populasi yang diteliti,
menentukan presisi (pembedaan hasil dari sampel) dari hasil penelitian
dengan jalan penyimpangan baku dari data yang diperoleh), sederhana dan
mudah dilaksanakan karena menghemat waktu, tenaga dan biaya.
Teknik Pengambilan Sampel
1. Sampel Probabilitas
Dikatakan
sampel probabilitas karena unit-unit sampelnya mengikuti hukum
probabilitas, yaitu tiap warga populasi mempunyai peluang dan
kemungkinan yang sama untuk terpilih sebagai sampel. Teknik ini disebut
juga Teknik Pengambilan Sampel secara Random atau acak. Teknik Random
jenisnya adalah:
• Teknik random sederhana (simple random sampling)
• Teknik random atas dasar strata (stratified random sampling)
• Teknik random bertahap atas dasar strata (multi stage probability stratified random sampling)
• Teknik random atas dasar himpunan (cluster random sampling)
2. Sampel Non Probabilitas
• Teknik pengambilan sampel purposif (bertujuan)
Yaitu
sampel ditetapkan secara sengaja oleh peneliti, lazimnya didasarkan
atas kriteria (ciri-ciri) tertentu atau pertimbangan tertentu
•
Teknik pengambilan sampel aksidental (sewaktu-waktu) yaitu pengambilan
sampel ”asal pilih” karena alasan hanya ada dalam peristiwa-peristiwa
tertentu atau karena tidak setiap saat dapat menemukan sampel
•
Teknik pengambilan sampel quota yaitu sampel ditetapkan jumlahnya oleh
peneliti atau dengan sistem jatah. Lazimnya digunakan dalam pengumpulan
pendapat umum. Penentuan kuota didasarkan pada sifat populasi atau
pertimbangan peneliti
• Snowballing Sampling yaitu pengambilan sampel
mula-mula dipilih dua atau tiga lalu dilanjutkan berdasarkan informasi
yang diberikan oleh responden terdahulu. Biasanya sampel dimulai dari
orang yang dianggap paling tahu kondisi lapangan atau disebut key person
Jika keseluruhan populasi dijadikan sampel maka penelitian ini disebut sensus.
Diamping
itu terdapat pula teknik pengambilan sampel wilayah yang dilakukan
dengan mengambil wakil-wakil dari tiap-tiap wilayah yang terdapat dalam
populasi. Untuk menyempurnakan teknik sampel berstrata atau sampel
wilayah dilakukan teknik pengambilan sampel proporsi atau sampel
imbangan. Tujuan dari teknik ini adalah agar pengambilan sampel
representatif, jumlah sampel atau wakil dari setiap wilayah dibuat
seimbang sesuai dengan jumlah populasinya.
Tujuan Penentuan Sampel
• Mengadakan pengurangan dari subyek yang diteliti
• Mengadakan generalisasi
• Menonjolkan sifat-sifat umum dari populasi
Data
Data
adalah bahan keterangan berupa himpunan fakta, angka, huruf, grafik,
tabel, lambang, objek, kondisi dan situasi yang merupakan bahan baku
informasi guna mencapai tujuan penelitian.
Syarat data:
1. Objektif, yaitu data sesuai apa adanya atau fakta
2. Representatif, yaitu dapat mewakili
3. Kesalahan baku yang kecil
4. Tepat waktu
5. Harus ada hubungannya dengan persoalan yang dipecahkan
Kegunaan
data yaitu untuk mengetahui dan memperoleh gambaran tentang suatu
keadaan atau persoalan yang ada di masyarakat serta membuat keputusan
atau memecahkan persoalan.
Teknik Pengumpulan Data
1. Studi Kepustakaan atau Dokumen
Yaitu
pengumpulan data melalui berbagai sumebr seprti buku, majalah, naskah
dan dokumen. Teknik pengumpulan data ini memanfaatkan data sekunder
2. Angket (kuesioner)
Yaitu pengumpulan data dengan penyebaran lembar kertas yang sudah berisi daftar pertanyaan.
Kelebihan
metode ini adalah penghematan waktu (dalam satu waktu menjangkau banyak
responden) pertanyaan seragam, tidak memerlukan kehadiran peneliti ,
dapat dijawab dengan jujur karena dapat dibuat anonim (tanpa nama) dan
waktu menurut responden
Jenis angket antara lain:
• Tertutup (jawaban sudah tersedia)
• Terbuka (responden bebas menjawab)
•
Semi terbuka (jawaban sudah tersedia, tetapi responden diberi
alternatif untuk menjawab selain dari jawaban yang sudah disediakan)
3. Wawancara
Pada
dasarnya sama dengan angket tetapi pertanyaan diajukan secara lisan.
Alat pengumpul data dalam wawancara disebut pedoman wawancara (ada yang
tertruktur dan bebas seperti pada angket). Keuntungan dari teknik ini
adalah peneliti dapat mengetahu kondisi informan serta ekspresi dari
informan. Adapun faktor yang mempengaruhi hasil wawancara adalah
peneliti (pewawancara), responden (biasanya dalam wawancara disebut
informan karena memberikan pernyataan lisan atau informasi), topik
penelitian dan situasi saat wawancara
Adapun sikap yang harus dimiliki oleh pewawancara adalah:
• Netral, artinya tidak memberikan penilaian terhadap hasil informasi
• Ramah, artinya menjaga agar tetap cerah dan ceria
• Adil, artinya tidak memihak terhadap salah satu informan atau waktu yang diberikan sama
• Hindari ketegangan
4. Observasi
Yaitu
penggunaan pengamatan atau penginderaan langsung terhadap suatu benda,
kondisi, situasi atau perilaku. Alat pengumpul datanya disebut panduan
observasi baik berupa anekdot (membuat catatan), menggunakan skala
penilaian atau membuat daftar cek.
Jenis observasi:
• Observasi partisipasi, yaitu pengamat ikut terlibat dalam kegiatan yang diamati
• Non partisipan, yaitu pengamat berada diluar dari objek yang diamati
5. Test atau eksperimen
Yaitu
perolehan data yang diambil dari hasil test responden atau hasil dari
eksperimen yang dikenakan peneliti kepada kelompok ekperimen
Analisa Data Penelitian
Analisa Data Kuantitatif
1. Pengolahan Data
a. Editing, yaitu pemeriksaan data yang terkumpul
b.
Coding, yaitu memberi kode pada setiap data yang terkumpu. Untuk
mempermudah pemberikan kode dapat disusun pedoman pengkodean dari
instrumen (daftar pertanyaan) atau buku kode. Dari pedoman pengkodean
dipindahkan pada lembaran matrik data (coding sheet) sehingga semua data
pada instrumen terhimpun pada satu lembaran matrik data
c.
Tabulating. Tabulasi data dapat dapat disajikan sesuai dengan masalah
penelitian yang hendak dijawab, baik secara tunggal maupun silang
2. Analisis Data
Teknik
analisa data kuantitatif adalah menggunakan perhitungan secara
statistik. Adapun perhitungan statistik sederhana yang digunakan dari
tabel distribusi frekuensi yaitu:
a. Mean
Mean merupakan bilangan
yang berasal dari jumlah keseluruhan nilai bilangan dibagi dengan
banyaknya unit/bilangan (total frekuensi).
b. Median
Median adalah nilai titik tengah yang membagi dua bagian sama besar
Jadi
jika urutannya ganjil misalnya prestasi nilai mahasiswa 5 orang
(4,5,6,7,8) maka titik tengahnya adalah 6, untuk 5 orang misalnya
4,5,6,7,8,9 maka titik tengahnya adalah ½ (6=7) = 6,5
c. Modus
Adalah nilai yang paling sering muncul
Analisa Data Kualitatif
Pengolahan
data secara kualitatif yaitu dengan cara non statistik. Data yang
terkumpul dirumuskan dalam bentuk kata-kata atau kalimat-kalimat yang
terekam dalam catatan lapangan (fieldnote). Rekaman ini kemudai diolah
sehingga pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dalam permasalah penelitian
terjawab.
Langkah-langkah yang harus diperhatikan adalah:
• Reduksi data, yaitu proses mengubah rekaman data kelam pola, fokus, kategori atau pokok permasalahan tertentu
•
Penyajian data (data display), yaitu menampilan data dengan cara
memasukkan data ke dalam sejumlah garis matriks yang diinginkan. Data
yang telah direduksi dimasukkan dalam matrik-matrik yang sesuai dengan
kategorinya misalnya kategori kronologis, geografis dan lai sebagainya
• Pengambilan data adalah mencari kesimpulan atas data yang direduksi dan disajikan tadi
Generalisasi dan Kesimpulan
Berdasarkan
hasil analisis dan interpretasi data peneliti dapat membuat
generalisasi dari hasil penelitian. Dalam penelitian, generalisasi harus
mempunyai kaitan dengan teori yang mendasari penelitian
Hubungan Data
Variabel
adalah konsep yang mengalami variasi nilai. Variabel independen yaitu
variabel bebas atau yang mempengaruhi atau menjadi peneybab berubahnya
variabel dependent. Varabel dependen atau terikat yaitu variabel yang
dipengaruhi oleh variabel bebas. Misalnya hubungan antara tingkat
pendidikan dengan pendapatan. Tingkat pendidikan sebagai variabel yang
mempengaruhi pendapatan.
Ada beberapa jenis hubungan antar variabel:
1. Hubungan Simetris
Hubungan
antara variabel disebut memiliki simetris apabila variabel yang satu
tidak disebabkan atau dipengaruhi oleh yang lainnya
2. Hubungan Timbal Balik
Merupakan
hubungan antar dua variabel yang saling timbal balik, maksudnya adalah
satu variabel dapat juga menjadi sebab dan juga akibat terhadap variabel
lain demikian pula sebaliknya yang menjadi akibat. Misalnya hubungan
antara motivasi belajar dengan minat membaca.
3. Hubungan Asimetris
Hubungan
asimetris adalha hubungan antara variabel, yakni satu variabel
mempengaruhi variabel lain, namun sifatnya timbal balik. Misalnya
tingkat pendapatan mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Pola konsumsi
tidak dapat mempengaruhi pendapatan.
C. PENYUSUNAN LAPORAN PENELITIAN
Syarat laporan penelitian
1. Penulis laporan harus tahu betul kepada siapa laporan itu ditujukan
2. Langkah dalam penulisan laporan harus jelas
3. Laporan hasil penelitian diusahakan mudah dicerna oleh siapapun
4.
laporan penelitian merupakan elemen yang pokok dalam perkembangan ilmu
pengetahuan. Oleh karena itu laporan harus jelas dan meyakinkan
SOAL UJIAN NASIONAL
1.
Bagi pengembangan ilmu pengetahuan, penulisan laporan hasil penelitian
yang dipublikasikan kepada masyarakat berguna untuk mendapatkan...
a. dukungan dari masyarakat
b. perhatian dari masyarakat
c. penghargaan dari masyarakat
d. koreksi dari masyarakat
e. dana bantuan dari masyarakat
Jawab: B
Salah
satu kaidah ilmiah yang diakui dan diterima komunitas ilmiah adalah
membagi penemuan kepada publik. Atas dasar itulah seorang peneliti
memiliki kewajiban moral untuk membagikan hasil penelitiannya dalam
bentuk laporana hasil penelitian.
3. Jika semua objek penelitian
dalam populasi memiliki peluang yang sama untuk dijadikan sampel, maka
teknik pengambilan sampel yang digunakan adlah...
a. propotional sampling
b. purposive sampling
c. quota sampling
d. cluster sampling
e. random sampling
Jawab: E
Dalam
random sampling peneliti mencampur subjek-subjek di dalam populasi
sehingga semua subjek dianggap sama. Peneliti memberi hak yang sama
kepada setiap subjek untuk memperoleh kesempatan (chance) untuk dipilih
menjadi sampel
4. Penelitian yang bertujuan memperoleh data secara langsung tentang tingkah laku subjek, sebaiknya menggunakan teknik...
a. studi pustaka
b. survai lapangan
c. dokumentasi
d. kuesioner
e. observasi
Jawab: E
Observasi
disebut juga pengamatan. Pengamatan merupakan suatu metode penelitian
non-survai. Dengan metode ini peneliti mengamati secara langsung
perilaku para subjek penelitiannya. Dalam waktu yang relatif lama
seorang peneliti dapat memperoleh banyak kesempatan untuk mengumpulkan
data yang bersifat mendalam dan rinci.
5. Apabila kita meneliti
upacara adat di Minangkabau kemudian kita berada dan ikut dalam prosesi
di acara tersebut sehingga data yang diperoleh lebih akurat, maka hal
itu menunjukkan contoh pengumpulan data dengan cara....
a. studi kepustakaan
b. angket/kuisioner
c. observasi partisipasi
d. wawancara
e. dokumentasi
Jawab: C
Observasi
partisipasi adalah pengamat ikut dalam kegiatan ytang sedang diamati.
Keterlibatan secara langsung bertujuan agarsi pengamat dapat lebih dalam
mengamatinya dan memperoleh data yang sebenarnya
6. Hasil
pengumpulan data penelitian tentang kehidupan masyarakat miskin kota
diperoleh dari data Pemda setempat antara lain tentang penyebaran lokasi
pemukiman, jumlah populasi masyarakat miskin, jenis pekerjaan dan
lamanya menempati wilayah tertentu. Data tersebut termasuk data....
a. laboratorium
b. kepustakaan
c. lapangan
d. sekunder
e. primer
Jawab : D
Berdasarkan cara memperolehannya data dibedakan atas :
1. Data primer yakni data yang didapat dari sumber pertama atau yang ada langsung di lapangan.
2.
Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari pihak lain yang bukan
sumber pertama misalnya data dari lembaga atau departemen lain, sumber
kepustakaan, majalah, surat kabar, dan media massa lainnya.
7.
Dalam rancangan penelitian sosial yang perlu diperhatikan adalah
pemilihan topik penelitian. Salah satu topik penelitian yang baik yaitu
cukup menarik untuk diteliti, artinya....
a. memiliki manfaat bagi masyarakat luas
b. berkaitan erat dengan isu-isu yang terjadi
c. mendorong semangat melakukan penelitian
d. menambah jumlah topik penelitian
e. meningkatkan pengetahuan masyarakat
Jawab : C
Karena
dengan topik yang menarik akan dapat menjadi motivasi yang kuat bagi si
peneliti untuk terus bekerja meski banyak hambatan di lapangan.
Sebaliknya, apabila topik kurang menarik maka akan kurang diminati dan
peneliti akan bekerja dengan tidak sepenuh hati. Sedangkan bagi
masyarakat luas hasil penelitian dari topik yang menarik akan mendorong
mereka untuk membaca dan mempelajarinya. Berikut hal-hal dalam
menentukan topik yang harus dipertimbangkan sebagai berikut :
1. Masalah penelitian harus menarik dan perlu
2. Data dapat diperoleh dan dapat dilaksanakan
3. Hasil-hasil penelitian bermanfaat
4. Topik atau masalah penelitian merupakan sesuatu yang baru
8. Perhatikan pernyataan berikut !
1. Dapat mengamati perubahan perilaku kelompok
2. Memungkinkan pencatatan berbagai gejala dengan cepat
3.Tidak terbatas pada tingkat pendidikan tertentu
4Teknik terbaik untuk mendapatkan data pribadi
Dari pernyatan di atas yang menunjukkan kelebihan dari teknik wawancara adalah
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 2 dan 4
e. 3 dan 4
Jawab : E
Karena kelebihan dari teknik wawancara antara lain :
1. Merupakan salah satu metode yang terbaik untuk menilai keadaan pribadi
2. Tidak dibatasi oleh tingkatan umur dan tingkatan pendidikan subyek yang diselidiki.
3. Dalam penelitian-penelitian sosial, hampir tidak pernah dapat ditinggalkan sebagai metode pelengkap.
4.
Dengan unsur fleksibilitas yang dikandungnya wawancara cocok untuk
digunakan sebagai kriterium terhadap data yang diperoleh dengan jalan
observasi, kuesioner dan lain-lain.
5. Dapat diselenggarakan sambil mengadakan observasi.
9. Tabel Nilai ulanagn sosiologi kelas XI IPS-2
Nilai Frekuensi
50 40
60 60
70 80
80 110
90 60
Jumlah 350
Dari modus yang ada pada tabel tersebut dapat diketahui bahwa ...
a. siswa yang tidak mengikuti remidial 80 siswa
b. siswa mencapai KKM sebanyak 110 siswa
c. peserta ulangan sebanyak 350 siswa
d. paling banyak siswa mendapat nilai 80
e. nilai terendah diperoleh siswa 40
Jawab : D
Modus
adalah skor paling banyak yang diperoleh subjek dan merupakan ukuran
pemusatan yang menunjukkan frekuensi terbesar pada suatu perangkat data.
10.
Sebuah penelitian dengan populasi yaitu semua siswa di SMA tertentu.
Sampel yang menjadi subjek data diambil berdasarkan jenjang kelas dengan
rincian 15 siswa kelas X, 15 siswa kelas XI dan 15 siswa kelas XII.
Teknik pengambilan sampel tersebut dinamakan....
a. kelompok
b. kuota
c. wilayah
d. acak
e. strata
Jawab : E
Teknik
pengambilan sampel strata atau bertingkat adalah sampel yang diambil
dengan cara membagi populasi atas kelas-kelas atau tingkat, nisalnya
umur, pendidikan, ekonomi. Anggota-anggota sampel diambil dari setiap
kelas tersebut sehingga setiap kelas terwakili dalam sampel. Sampel
bertingkat ini digunakan apabila anggota-anggota populasi memiliki
perbedaan karakteristik yang dapat mempengaruhi variabel dalam
penelitian
11. Seorang peneliti ingin mengetahui secara lebih
mendalam tentang kehidupan suku Asmat yang ada di Papua. Peneliti terjun
langsung ikut serta menjadi bagian dari kehidupan mereka selama
berbulan-bulan. Dengan demikian dia dapat memperoleh data empirik
tentang suku Asmat. Teknik pengumpulan data tersebut adalah...
a. kuisioner /angket tertutup
b. wawancara berstruktur
c. observasi partisipatif
d. observasi non partisipatif
e. analisis isi meida massa
Jawab : C
Teknik pengumpulan data dapat dilakukan melalui :
1. Studi kepustakaan yaitu suatu kegiatan penelusuran dan penelaahan literatur.
2.Angket (kuisioner) yaitu dengan menyebar sejumlah lembar kertas berisi pertanyaan.
3. Observasi yaitu kegiatan pengamatan langsung di lapangan.
4. Wawancara yaitu sutu kegiatan untuk memperoleh data dengan cara bertanya langsung kepada responden.
5. Analisis isi (content analysis) yaitu menganalisis isi berbagai dokumen seperti surat kabar, majalah, dokumen resmi
5. Tes atau eksperimen
Sesuai
kasus di atas maka menggunakan teknik pengumpulan data observasi
partisipatif yaitu pengamatan yang dilakukan pengamat dengan cara
melibatkan diri ke dalam lingkungan objek pengamatan karena peneliti
terjunlangsung di kehidupan suku asmat. Untuk observasi sendiri selain
observasi partisipasi juga ada observasi non partisipasi yakni peneliti
tidak melibatkan diri secara langsung ke dalam obyek pengamatan namun
tetap bisa memperoleh gambaran mengenai objeknya. Observasi
dapatdilakukan dengan cara (1) membuat catatan/anekdot (2) menggunakan
skala penilaian (3) membuat daftar cek
12. Fungsi penulisan laporan hasil penelitian sosial sederhana bagi kepentingan praktis peneliti adalah...
a. memberikan pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian
b. menginformasikan tata cara melakukan kegiatan penelitian
c. membantu memecahkan masalah sosial yang ada dalam masyarakat
d. mendorong semangat untuk menyususn hasil penelitian
e. memudahkan dalam melakukan penelitian lanjutan